WARISAN PALING BERHARGA ADALAH DOA
1 Tesalonika 5:17
Kalau berbicara warisan semua pasti suka warisan, sangking Sukanya dengan warisan bisa membuat adik kakak menjadi tidak akur. Seringkali kita berpikir bahwa warisan yang paling berharga itu adalah harta, uang dan sertifikat tanah. Akan tetapi kita mencoba merubah warisan yang berharga adalah doa. Kenapa doa dikatakan berharga ? karena doa memberikan keuntungan besar.
Saya sangat bersyukur ketika mendengar orangtua yang bercerita ketika papanya sakit anak itu menyuruh papanya berdoa, ketika dia sakit anak itu minta untuk didoakan, artinya anak ini sudah menerima warisan yang berharga. Kenapa anak kecil ini bisa berkata tentang doa ? karena anak itu sudah mengerti bahwa doa memberikan keuntungan besar. Maka jadi pertanyaan kita, apa untungnya berdoa ?
- Doa memberikan kita mujizat Siapa diantara kita tidak mau mujizat? Pasti semua kita mau mujizat. Akan tetapi perlu kita sadari mujizat terjadi ketika kita suka berdoa. “mau mujizat tetapi tidak suka berdoa sama dengan mimpi disiang bolong”. Oleh sebab itu Daniel memberikan kita bukti bahwa doa memberikan mujizat besar.
- Doa memberikan Kita Berkat Siapa yang tidak mau diberkati? Tentu saja semua kita menginginkan berkat. Berkat adalah pemberian atau anugerah yang diberikan oleh Tuhan. Maka kita percaya bahwa sumber berkat itu hanya dari Tuhan. Menjadi pertanyaannya adalah bagaimana cara kita mohon berkat kepada Tuhan ? DOA (Matius 7:7). Ada 3 hal di dalam ayat ini yaitu meminta, mencari dan mengetuk, maka ketiga ini bisa dilakukan hanya dengan DOA.
Coba perhatikan dalam Daniel 6:10 bahwa Daniel adalah orang suka berdoa dan selalu berdoa 3 kali sehari bahkan sambil berlutut. Apakah ada yang seperti Daniel yang suka berdoa bahkan sambil berlutut? Maka ini juga jadi teguran bagi saya dan kita semua. Akan tetapi ada masalah yang terjadi yaitu banyak orang yang tidak suka Daniel karena dia memiliki kemampuan atau kecerdasan lebih dari pejabat Kerajaan lainnya. Maka para pejabat lainnya membuat stategi untuk menjatuhkan Daniel (Daniel 6:5). Maka mereka mengetahui bahwa untuk menjatuhkan Daniel melalui ibadahnya maka mereka membuat aturan di dalam Daniel 6:7. Apakah Daniel berhenti berdoa ketika mendapat aturan itu ? Daniel tidak berhenti berdoa akan tetapi semakin giat berdoa.
Mungkin dari kisah ini kita langsung bertanya mana keuntungannya, buktinya Daniel saja mau mati karena berdoa. Kisah ini belum selesai, singkatnya Daniel dihukum karena melawan aturan Raja dan pada akhirnya Daniel di lemparkan ke gua singa. Apakah Daniel mati ? perhatikan Daniel 6:20-22, Daniel mendapatkan mujizat yang luar biasa.
Saya sungguh percaya, Daniel bisa menikmati mujizat semua karena dia suka berdoa. Sekarang kita mengerti bahwa dalam doa ada keuntungan besar yaitu mujizat. Makanya gak heran ketika jemaat berdoa ada mujizat terjadi, ketika sakit dan berdoa sakitnya hilang, bahkan masih banyak mujizat lainnya.
Mungkin kita bertanya, kenapa hanya melalui doa? Kita harus paham dulu, doa adalah alat komunikasi manusia dengan Allah. Melalui doa kita bisa berkomunikasi dengan Tuhan untuk segala sesuatu baik permohonan ataupun pergumulan hidup. Pada saat kita berdoa bisa cepat dijawab ataupun harus menunggu waktu Tuhan.
Saya jadi teringat dengan doa Yabes. Dia adalah seorang keturunan Yehuda dan arti nama Yabes adalah kesedihan, karena ibunya melahirkan Yabes dengan kesakitan atau dengan kata lain anak yang tidak diharapkan oleh ibunya. Dibalik arti nama Yabes, alkitab catat bahwa dia berdoa dengan permohonan yang luar biasa (1 Tawarikh 4:10). Bahkan yang menarik dikalimat terakhinya dituliskan bahwa Allah mengabulkan permintaannya itu.
Apa yang membuat permintaanya Yabes dikabulkan Tuhan ? alkitab mencatat Yabes berseru kepada Allah (BERDOA). Artinya Yabes berkomunikasi dengan Tuhan untuk segala permintaannya. Bagaimana dengan kita? Kita mau berkatnya tetapi tidak mau berkomunikasi dengan Tuhan melalui Doa.
Maka sekarang kita mengerti, bahwa tidak ada ruginya ketika kita berdoa. Warisilah doa itu kepada anak-anak sampai pada cucu dan cicit kita. Tetapi yang perlu dipahami bahwa mujizat dan berkat ini adalah keuntungan (BONUS) dari Tuhan (Matius 6:33). Ketika kita setia seperti Daniel dan Yabes untuk berseru kepada Tuhan maka ada keuntungan besar yang kita terima.
TIDAK ADA RUGINYA KETIKA KITA BERDOA.
0 Komentar