IMAN MEMBERIKAN KEUNTUNGAN
Mungkin kalau saya bertanya kepada kita semua, apakah saudara memiliki iman pasti jawaban kita adalah saya orang beriman. Tetapi apa itu iman ? Kemungkinan kebanyakan dari antara kita akan menjawab saudara iman adalah percaya bahwa Tuhan itu ada dan Tuhan itu Yesus Kristus. Jika jawaban kita seperti itu, maka saya akan berkata bahwa iman kita belum sempurna. Makanya kita tidak akan heran ataupun kaget jika melihat orang Kristen mengaku beriman tetapi perbuatannya jahat.
Penting bagi kita setiap orang percaya memahami tentang iman. Maka, Apa itu iman ? Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Dari ayat ini kita mendapatkan pemahaman bahwa iman merupakan dasar dari spiritual kita. Jika iman ini dasar yang bisa digambarkan seperti pondasi rumah maka iman ini berperan penting dalam menjalani kehidupan rohani. Akan tetapi Iman bukan sekedar menjadi dasar (pondasi) melainkan iman juga harus menyertai dengan perbuatan yang nyata. Seperti dalam Yakobus 2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. Oleh sebab itu orang yang beriman hidupnya pasti sesuai kebenaran firman Tuhan.
Orang yang menerima keuntungan bukanlah orang yang sekedar beriman melainkan mewujudkan iman dalam percaya (Tindakan). Tidak heran kalau ada orang Kristen yang tidak merasakan keuntungan karena imannya belum sempurna. Maka, apa menjadi keuntungan bagi kita yang memiliki iman di dalam Kristus.
- Orang beriman memperoleh keselamatan Saya teringat oleh kisah NUH dan seisi rumahnya selamat dari murka Allah. Kenapa Nuh dan keluargnya bisa selamat ? Karena NUH beriman. Nuh beriman bukan hanya sekedar memiliki dasar tetapi Iman Nuh nyata dari Perbuatan. Maka saya mencatat ada dua perbuatan iman Nuh:
- Nuh hidup bergaul dengan Allah (Kejadian 6:9) Apakah kita sudah dekat dengan Tuhan? jika tidak saudara belum beriman sungguh-sungguh kepada Tuhan . Bahkan dalam terjemahan lain dikatakan Nuh akrab dengan Tuhan. artinya Nuh selalu hidup dekat dengan Tuhan. Makanya agak aneh kalau kita mengaku pengikut Kristus tetapi tidak mau dekat dengan DIA.
- Nuh taat kepada Tuhan (Kejadian 6:13, 14, 22) Kita tau bersama dalam kisah ini Tuhan Memerintahkan Nuh untuk membuat bahtera yang besar karena Tuhan mau memusnahkan segala yang hidup pada saat itu. Bahkan yang menarik Nuh disuruh membuat bahtra dengan ukuran yang sudah ditetapkan Tuhan serta pada saat itu sedang musim panas. Secara logika bagi kita tidak masuk akal perintah Tuhan. akan tetapi karena Iman Nuh maka ia melakukan sesuai dengan perintah Tuhan. Maka saat ini jadi pelajaran bagi kita, bahwa apapun perintah Tuhan harus kita taati.
- Orang beriman diberkati Tuhan Semua kita pasti ini diberkati Tuhan. Abraham merupakan contoh orang beriman yang diberkati Tuhan dengan luar biasa (Kej. 22:15-19). Abraham bukan sekedar percaya adanya Tuhan tetapi Abraham beriman yang disertai dengan perbuatan nyata. Apakah bentuk perbuatan iman Abraham ?
- Abraham tidak perhitungan dengan Tuhan (Kejadian 22:1-3) Kita tau bersama dalam kisah Abraham, Tuhan meminta anak yang dikasihinya untuk dipersembahkan. Secara logika Abraham menantikan keturunan bersama sara itu sangat lama bahkan diusia tua baru Abraham memiliki anak dari Sara istrinya. Akan tetapi ketika Abraham memiliki anak mala Tuhan meminta untuk mempersembahkannya Jika saudara ada diposisi Abraham apakah saudara mau mempersembahkan kepada Tuhan ? Orang yang beriman kepada Tuhan tidak akan perhitungan dengan TuhanTerkadang ada yang KTP Kristen ngakunya beriman tetapi hidupnya sangat perhitungan dengan Tuhan (semoga bukan kita).
- Abraham taat pada perintah Tuhan (Kejadian 22:3) Ketaatan Nuh menghasilkan keselamatan tetapi ketaatan Abraham menghasilkan berkat. Kita tau bahwa Abraham melakukan sesuai apa yang diperintahkan Tuhan. Jika kita baca kejadian 22, Apakah ada Abraham mengeluh kepada Tuhan ? Abraham sama sekali tidak mengeluh kepada Tuhan sekalipun dia harus mengorbankan anak yang dikasihinya.
- Orang beriman dilindungi Tuhan (Daniel 3) Kali ini kita akan belajar dari iman Sahdrak, Mesakh, Abednego (SMA). Kita tau bersama bagaimana karya Tuhan dalam melindungi 3 pemuda ini. Ketika kita membaca dan merenungkan pertolongan Tuhan dalam kehidupan Sahdrak, mesakh dan Abednego mereka memiliki iman yang sungguh-sunggu dan dibuktikan dengan nyata. Apakah bentuk perbuatan iman Sahdrak, Mesakh dan Abednego ? mereka tidak mau menyembah allah lain / patung / dewa-dewa yang dibuat oleh raja nebukatnezar (Daniel 3:15-18). Padahal resiko yang dihadapi besar yaitu dibuang kedalam dapur perapin yang menyala-nyala (MATI). Akan tetapi kita mengtahui kisah ini pada akhirnya sahdrak, mesakh dan Abednego dilempar kedalam api dan tidak terbakar bahkan bau hangus tidak ada (Daniel 3:23-27). Apakah saudara mau mendapatkan perlindungan Tuhan? buktikan iman mu.
- Orang beriman menerima mujizat Dalam iman pun ada kuntungan yang luar biasa yaitu mujizat. Semua kita pasti juga menginginkan mujizat dalam segala hal. Maka kita diingatkan dalam kisah perempuan pendarahan selama 12 tahun (Markus 5:25,26,34). Bahkan diceritakan bahwa perempuan ini sudah habis semua hartanya dipakai untuk berobat tetapi tidak sembuh. Akan tetapi kita tau bahwa ketika bertemu Yesus penyakitnya sembuh karena imannya (Makus 5:34). Maka kita pasti penasaran perbuatan iman apa yang dilakukan oleh perempuan ini. maka kita akan melihat perbuatan imannya dalam Markus 5:27-29 “asal kujamah saja jubahnya” artinya Iman perempuan ini bukan hanya percaya Yesus dapat menyembuhkan tetapi ada usaha untuk berjumpa dengan Yesus. Banyak orang KTP Kristen ketika mengalami sakit penyakit bukan berusaha untuk berdoa kepada Yesus, akan tetapi langsung untuk mengandalkan manusia dan harta. Bukti nyata perempuan yang selama 12 tahun pendarahan sembuh karena iman dan mau mencari Tuhan.
Apakah saudara masih mau meninggalkan iman kepada Yesus? jangan sia-siakan keuntungan yang besar ini.
By Pdt. Dionnesius Julianto, S.Th., M.Pd.
0 Komentar