TAK KENAL MAKA TAK SAYANG
Hosea 4:1-2; 6

    TAK KENAL MAKA TAK SAYANG
Hosea 4:1-2; 6

Apakah kita masih ingat dengan firman Tuhan bapak gembala minggu lalu yang membahas waspada terhadap kefasikan dan kemunafikan. Fasik menurut KBBI adalah ketidakpedulian terhadap perintah Tuhan atau percaya kepada Tuhan tetapi tidak melakukan perintahnya. Apakah kita sudah merenungkan firman Tuhan yang disampaikan bapak gembala? Jangan sampai ternyata kitalah yang termasuk orang fasik dan munafik itu.

Jika kita memperhatikan Hosea pasal 4, sedang dirincikan semua dosa yang dilakukan oleh bangsa Israel yaitu ayat 2 tentang kefasikan bangsa Israel dan ayat 12-13 tentang penyembahan berhala yang dilakukan bangsa Israel. Dari 2 hal ini menjadi pertanyaan saya, kenapa bangsa Israel yang adalah umat pilihan Allah bisa melakukan segala bentuk kefasikan dan berhala ? maka kita akan mendapat jawabannya di ayat 6, ternyata akar masalah yang terjadi kerena bangsa Israel tidak mengenal Allah. Coba perhatikan baik-baik ayat 6 ini, siapa yang disalahkan oleh Tuhan karena bangsa Israel tidak mengenal Allah ? Imam dan para nabi. Di zaman sekarang ini imam dan nabi itu adalah Pendeta, Penginjil dan pengajar. Ternyata mereka tidak menjalankan tugas sesuai dengan panggilan sebagai nabi ataupun imam. Hal ini dilakukan oleh para iman dan nabi karena mereka lebih mengutamakan materi dari pada kebenaran Allah (ayat 8 mencari kekayaan). Dan ini juga menjadi teguran bagi saya secara pribadi sebagai seorang pengkhotbah apakah saya mau membawa umat mengenal Yesus atau untuk memperkaya diri?

Sekarang kita mengerti bahwa pendeta ataupun jemaat yang hidupnya penuh dengan kefasikan didasari karena TIDAK MENGENAL ALLAH DENGAN BENAR. Oleh sebab itu Hosea mengajak bangsa Israel untuk mengenal Allah dengan benar (Hosea 6:3). Bahkan ada hal yang menarik dari ayat ini dari kata berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan. kata berusaha dalam KBBI kegiatan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud. Artinya kalau kita mau mengenal Tuhan tidak boleh santai-santai tetapi harus dengan perjuangan.

Makanya di Hosea pasal 6, dijelaskan bahwa Hosea memberi pengenalan kepada bangsa Israel tentang Allah. Jika di tanya kepada kita, apakah kita sudah mengenal Allah yang kita sembah ? jika sudah, siapa itu Allah ? pasti kita akan menjawab Yesus yang mati di kayu salib, Allah yang menyelamatkan kita, Dia yang memberkati hidup kita, Dia yang menyembuhkan kita. Jika kita hanya sekedar memahami ini, maka kita belum mengenal Tuhan yang kita sembah dengan benar. Pemahaman seperti ini yang membuat kita menjadi orang fasik. Hosea mengenalkan Allah tentang 2 hal dalam pasal 6 ini :

1.     Allah yang tidak kompromi dengan Dosa (Hosea 6:1)

            Jika memperhatikan ayat ini Hosea mengajak umat israel untuk bertobat dari segala dosa yang mereka lakukan. Dan yang menarik Hosea menjelaskan tentang KASIH Allah yang tidak kompromi dengan dosa. Allah menghukum kita untuk hidup dalam pertobatan. Seperti orangtua, kalau anaknya salah pasti dihukum bahkan dipukul tetapi setelah itu anak itu dipeluk, dikasih makan bahkan diobatin.

 

2.     Tuhan suka dengan orang yang setia dan mengenal Dia. (Hosea 6:6)

            Penyakit terbesar yang selalu ada dalam gereja adalah ketika orang itu sudah merasa memberikan persembahan dan perpuluhan yang besar. karena akan membawa dirinya merasa paling hebat, paling dibutuhkan dan paling dihargai. Orang yang seperti ini karena dia TIDAK MENGENAL ALLAH degan benar.

      Kalau melihat ayat ini Tuhan suka dengan orang yang setia dan mengenal Dia dari pada memberikan korban sembelihan dan korban bakaran. Karena dalam ayat 4 Hosea mengatakan kesetiaan manusia seperti embun atau kabut dipagi hari yang artinya kesetiaannya hanya sebentar saja dan setelah itu hilang.

      Bahkan yang menjadi teguran besar bagi kita semua di ayat 6 bahwa Israel membawa hewan untuk dikorbankan, tetapi mereka tidak pernah mempersembahkan diri mereka sendiri sebagai korban yang hidup (Roma 12:1). Sama halnya dengan kita, kita sibuk membawa persembahan dan perpuluhan dalam gereja tetapi nyatanya sampai hari ini belum mempersembahan diri sebagai korban yang hidup.

 

KENALI TUHAN MU, MAKA KAMU AKAN HIDUP DALAM PERTOBATAN

By Pdt. Dionnesius Julianto, S.Th., M.Pd.

Posting Komentar

3 Komentar

  1. Puji Tuhan terimakasih untuk firman yg luar biasa memberkati Tuhan memberkati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Puji Tuhan, Tuhan Yesus memberkati

      Hapus
  2. Kiranya menjadi berkat bagi kita semua

    BalasHapus